Ikut Lestarikan Seni dan Budaya Satgas Yonif 406/CK ikut latihan tari tradisional Suku Mandobo di tapal batas RI – PNG

Boven Digoel – Dalam ikut melestarikan seni budaya daerah sesuai dengan giat Binter dalam metode Komsos Satgas Yonif 406/CK beberapa personel pos Kotis sebanyak 8 orang yang dipimpin Serda Didik Ariyanto Bater Satgas Yonif 406/CK melaksanakan latihan tari tradisional di Kampung Patriot Distrik Arimop Kab. Boven Digoel.

Dalam ikut kegiatan latihan tari tradisional suku Mandobo ini dilaksanakan secara rutin dalam satu Minggu satu kali pertemuan, mengingat jarak tempuh ke kampung binaan tersebut cukup jauh sekitar 18 Km dari Kotis.
Pada pertemuan latihan tari tradisional kali ini sudah sekian kali pertemuan dilaksanakan di balai kampung Patriot Distrik Arimop Kab. Boven Digoel.

Kegiatan latihan tari tradisional merupakan hal yang positif disampaikan oleh Dansatgas Pamtas RI – PNG Yonif 406/CK Letkol Inf Anddy Soelistiyo K. P. S.Sos.M. Tr. (Han), dalam rilis tertulisnya di Distrik Arimop Kabupaten Boven Digoel, Provinsi Papua, Sabtu (22/02/2019).

Dijelaskan Dansatgas, bertempat di Kampung Patriot Distrik Arimop Kab. Boven Digoel latihan tari tradisional Suku Mandobo sebab Kampung tersebut merupakan Kampung binaan pos Kotis sehingga kegiatan tersebut dilaksanakan disana walaupun jarak dari pos cukup jauh sekitar 18 Km. Dalam pelaksanaan kegiatan latihan tersebut harus tetap mengutamakan faktor Keamanan.

Lanjut Letnan Kolonel Inf Anddy Soelistiyo K. P. S. Sos. M. Tr (Han) dalam kegiatan ini 8 orang anggota Pos Kotis yang dipimpin oleh Bater Satgas Yonif 405/CK Serda Didik Ariyanto turut ikut serta dalam latihan tari tradisional Suku Mandobo demi melestarikan Seni dan Budaya Daerah sehingga tidak punah dan tidak diakui oleh Negara lain. Lanjutnya, Satgas dalam melaksanakan latihan merupakan salah satu bukti bahwa TNI berkomitmen akan kelestarian ragam budaya di Tanah Papua. Kami Satgas Yonif 406/CK dalam kegiatan ini sangat antusias dan bahagia karena Warga mau melatih Satgas dalam bidang Seni dan Budaya, pungkas Dansatgas.

Sementara itu, Bapak Kepala Kampung Bpk Abraham mengatakan, Tarian Adat Suku Mandobo ini adalah menggambarkan kekompakan, kerukunan dan keharmonisan Warga Kampung serta mengusir roh jahat apabila ada Warganya yang Sakit atau Meninggal yang tidak wajar seperti bayi yang meninggal berarti karena pengaruh roh jahat dan apabila yang meninggal masih muda berarti ada orang yang bikin dengan ilmu gaib sedang kalau yang Meninggal orang Tua berarti itu dianggap sudah wajar, kemudian tuturnya.

“Kami semua sangat mendukung kegiatan Satgas yang sangat positif sehingga Kami Warga merasa aman, pertanian dan perkebunan dilatihkan, pendidikan berlangsung dan masih banyak lagi yang dapat berguna bagi Warga Kami, anggota Satgas Yonif 406/CK adalah bagian dari keluarga kami, bersama-sama bersuka cita melalui kegiatan seperti ini,” ucap Bapak Abraham selaku Kepala Kampung Patriot.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *